Sulawesi Selatan Tidak Melulu Makassar & Toraja lho, Coba Wisata Kuliner dari Daerah-Daerah Ini

Share with love

Jika kita berwisata ke Provinsi Sulawesi Selatan, yang ada di benak kita adalah budaya Suku Bugis, Pesona Kota Makassar, dan indahnya Tana Toraja yang sudah terkenal sampai Mancanegara. Namun demikian Sulawesi Selatan tidak melulu soal Kota Makassar dan Toraja lho. Sebagian besar dari kalian dapat dengan mudah mengakses informasi wisata kuliner di Makassar dan Toraja. Seperti yang kita bahas di artikel sebelumnya, kita sudah tidak asing lagi dengan hidangan Coto, dan Pallubasa.

Wisatawan yang berasal dari luar Sulawesi Selatan melakukan perjalanan wisata ke Toraja  melalui jalan darat dimulai dari Makassar. Dalam perjalanan dari Makassar menuju Toraja, kita akan melewati beberapa kabupaten dan satu kotamadya. Keluar dari Makassar kita melewati Kabupaten Maros, Pangkajene Kepulauan, Barru, Pare-Pare, Sidenreng Rappang, Enrekang, lalu tiba di Toraja. Dalam rangkaian perjalanan tersebut, dikanan kiri jalan akan kita lihat banyak warung/toko yang menjajakan makanan dan kue-kue khas Sulawesi Selatan.

  1. Roti Maros

 

Memasuki wilayah Maros, kuliner pertama yang terdapat di daftar adalah Roti Maros. Roti Maros memiliki bentuk kotak-kotak seperti roti kasur. Yang menjadi ciri khas dari Roti Maros ini adalah selainya yang berupa selai Srikaya. Namun pada saat ini para penjual Roti Maros memberi variasi juga pada produknya berupa berbagai pilihan selai.

 

  1. Dange

Kabupaten Pangkep memiliki jajanan khas bernama Dange. Dange merupakan makanan berbahan dasar sagu yang dicampur dengan parutan kelapa. Pada jaman dahulu, sebenarnya Dange bukanlah jajanan atau cemilan. Masyarakat Pangkep pada masa itu mengonsumsi Dange sebagai makanan pokok mereka.

  1. Putu Cangkir

Satu lagi kue khas Bugis-Makassar yang banyak dijual di jalan poros Pangkep-Barru. Kue yang memiliki bentuk seperti mangkok ini berbahan dasar tepung beras, parutan kelapa, dan gula merah. Putu cangkir ini dimasak menggunakan uap air seperti kue putu keliling yang banyak di jumpai di Jawa. Putu Cangkir memiliki cita rasa yang manis dan gurih.

  1. Kue Apang

Deretan penjual Kue Apang bisa ditemukan di jalan poros Pare Pare – Sidenreng Rappang (Sidrap). Kue Apang merupakan kue khas suku Bugis yang sering disajikan pada saat acara adat. Konon katanya, Kue Apang asli yang betul-betul diperhatikan cara pembuatannya, memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan dan menambah stamina.

  1. Coto Kuda

Beranjak keluar dari jalan poros Makassar-Toraja, kita berkunjung ke ujung selatan pulau Sulawesi yaitu Jeneponto. Jeneponto memiliki hidangan Coto khasnya sendiri. Berbeda dari Coto Makassar yang berbahan dasar daging sapi, masakan Coto dari Jeneponto ini berbahan dasar kuda. Kuda dipilih karena berlimpahnya populasi kuda di Jeneponto ini. Dari segi rasa, Coto Kuda sama nikmatnya dengan Coto Makassar karena bumbu yang digunakan juga sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *